Cak Imin-Yenny Wahid 'Gelut' di Medsos, Dewan Syuro PKB Bela Ketumnya

Cak Imin-Yenny Wahid ‘Gelut’ di Medsos, Dewan Syuro PKB Bela Ketumnya

Beherein.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin belakangan ini menjadi sorotan, setelah menyindir putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid. Perang narasi Cak Imin dan Yenny Wahid di media sosial (medsos) membawa nama Gus Dur sebagai sosok pendiri PKB.

Wakil Sekretaris Dewan Syuro PKB Maman Imanulhaq membela narasi Cak Imin di media sosial. Menurut Maman, kepemimpinan Cak Imin sebagai Ketum PKB tidak melenceng dari ajaran Gus Dur.

“Di PKB, nilai-nilai Gus Dur juga terus jadi marwah perjuangan. Cak Imin pun selalu menekankan semua pengurus membawa pemikiran-pemikiran Gus Dur untuk tiap rencana aksi,” kata Maman kepada wartawan, Jumat (24/6).

Politikus PKB ini menegaskan, Gus Dur adalah milik semua, tidak bisa dikerdilkan dengan klaim bahwa Gus Dur cuma milik segelintir orang saja. Menurut Maman, Cak Imin mampu membawa PKB menjadi satu-satunya partai yang menggabungkan spiritualitas dengan demokrasi, green party, HAM, sampai isu gender, sesuai dengan napas perjuangan Gus Dur.

Selain itu, kata Maman, nilai yang kini terus diteladani banyak elite PKB, Gus Dur sebagai sosok yang senang bersilaturahmi, menyambungkan nilai kebangsaan dengan semua golongan, termasuk lintas agama, suku, dan budaya. Bahkan, Gus Dur tidak segan untuk menyapa anak-anak muda.

“Sisi humanis ini menjadi identitas bagi kepengurusan PKB di semua tingkat,” papar Maman.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan