11
Aksara Jawa: Pasangan Dan Contohnya

Aksara Jawa: Pasangan Dan Contohnya

Pasangan dan contoh bahasa Jawa adalah bentuk atau simbol khusus yang berfungsi untuk mematikan atau menghilangkan vokal dari skrip atau metode dasar.

Aksara Jawa berasal dari aksara Brahmani yang berasal dari India. Aksara ini sudah ada sejak zaman kerajaan Hindu dan Budha, sedikit disesuaikan dari bahasa Sansekerta.

Waktu penetapan aksara sebagai aksara Jawa bermula ketika abad 17 yang mana saat itu aksara Jawa berada di kerajaan Mataram Islam mulai banyak menggunakan bahasa dan tulisan aksara ini.

Berikut Pasangan aksara Jawa dan contohnya yang telah dirangkum oleh celebrities.id dari berbagai sumber pada Selasa (24/5/2022).

Pasangan Aksara Jawa
Aksara Jawa yang dikenal dengan ha-na-ca-ra-ka atau carakan merupakan aksara yang berkembang dalam masyarakat Jawa zaman dahulu. Dalam aksara Jawa, terdapat yang namanya pasangan. Pasangan merupakan aksara yang digunakan untuk mematikan vokal sebelumnya.

Dalam aksara Jawa terdiri dari 20 suku kata, yakni Ha, Na, Ca, Ra, Ka, Da, Ta, Sa, Wa, La, Pa, Dha, Ja, Ya, Nya, Ma, Ga, Ba, Tha, dan Nga yang tidak bisa dipisahkan. Jika menemui sebuah kata yang tidak menggunakan kata vokal, maka pasangan sangatlah diperlukan. Dalam aksara Jawa, pasangan juga memiliki 20 suku kata, seperti H, N, C, R, K, D, T, S, L, P, Dh, J, Y, Ny, M, G, B, Th, dan Ng.

Selain sebagai membuat kata non vokal, pasangan itu juga memiliki fungsi menghubungkan dua suku kata tertutup. Sehingga kata terakhir akan menghilangkan vokal dan menjadi konsonan atau mati.

Contoh Pasangan Aksara Jawa
1.Penulisan kata mangan sega (makan nasi) yang kalimat asli tanpa diberi pasangan dibaca manganasega. Namun dalam aksara Jawa tidak bisa langsung dibaca seperti kalimat yang awal. Maka penggunaan pasangan digunakan untuk mematikan huruf sebelumnya menjadi mangan sega. Sebab memberi pasangan pasangan sa makan bisa dibaca sedemikian.

2.Penulisan keraton Jogja tanpa menggunakan pasangan maka akan terbaca keratonajogja.

3.Apabila anak kucing ditulis tanpa pasangan maka akan terbaca anakakucing. Dalam hal ini, vokal aksara ka harus dimatikan agar terbaca anak.