25
Makna Dan Dalil Al-Quran Terkait Arti Al Malikul Mulk Di Dalam Asmaul Husna

Makna Dan Dalil Al-Quran Terkait Arti Al Malikul Mulk Di Dalam Asmaul Husna

Asmaul Husna Al Malikul Mulk artinya penguasa tertinggi kerajaan (alam semesta). Allah SWT. Ia memiliki 99 nama baik atau disebut “Asmaul Husna”.

Umat Islam perlu mengetahui dan memahami bahwa mereka mengamalkan Asmaul Husna baik dalam bentuk perilaku, kepribadian, maupun arif, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan karena Asmaul Husna memiliki banyak rahasia keutamaan dan kepentingan dalam kehidupan manusia di dunia dan akhirat.

Dilansir dari laman NU Online, Asmaul Husna memiliki banyak keistimewaan seperti satunya sebagai doa. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Allah swt melalui firmanNya dalam Surah Al A’raf ayat 180 berikut:

وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ – ١٨٠

Arab Latin:

Wa lillāhil-asmā`ul-ḥusnā fad’ụhu bihā wa żarullażīna yul-ḥidụna fī asmā`ih, sayujzauna mā kānụ ya’malụn

Artinya:

“Dan Allah memiliki Asma’ul-husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya Asma’ul-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”(QS. Al A’raf [7]: 180)

Asmaul Husna Al Malikul Mulk Apa Artinya?

Al Malikul-Mulk merupakan salah satu Asmaul Husna yang dimiliki oleh Allah swt. Asmaul Husna Al Malikul-Mulk memiliki artinya ialah Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta).

Akar kata Al Malikul-Mulk dalam bahasa Arab Klasik memiliki beberapa arti lain seperti memiliki, memiliki secara eksklusif menggunakan wewenang memerintahkan menguasai, memerintah, memerintah untuk berkuasa, dan memiliki kekuasaan yang berkuasa atas sebuah kerajaan.

Asmaul Husna Al Malikul-Mulk secara sederhana memiliki makna bahwa Allah swt merupakan Dzat yang menguasai kerajaan (semesta). Allah swt adalah pemilik tungga semua ciptaan dan berkuasa penuh atas segalanya, sehingga dapat bertindak apapun, kapanpun dan menggunakan cara bagaimanapun.

Penyebutan terkait pemahaman Asmaul Husna Al Malikul-Mulk ditampilkan beberapa kali di dalam Al Qur’an. Adapun beberapa contoh penyebutan Al Malikul-Mulk seperti dalam Surah Ar-Rad ayat 15 dan Surah Al Baqarah ayat 107.

Dalil AsmaulHusna Al Malikul-Mulk dalam Al Qur’an
1. Surah Ar-Rad Ayat 15

وَلِلّٰهِ يَسْجُدُ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ طَوْعًا وَّكَرْهًا وَّظِلٰلُهُمْ بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ ۩ – ١٥

Arab Latin:

Wa lillāhi yasjudu man fis-samāwāti wal-arḍi ṭau’aw wa kar-haw wa ẓilāluhum bil-guduwwi wal-āṣāl

Artinya:

“Dan semua sujud kepada Allah baik yang di langit maupun yang di bumi, baik dengan kemauan sendiri maupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayang mereka, pada waktu pagi dan petang hari.”(QS. Ar Ra’d [13]: 15)

2. Surah An Baqarah Ayat 107

اَلَمْ تَعْلَمْ اَنَّ اللّٰهَ لَهٗ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ ۗ وَمَا لَكُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ – ١٠٧

Arab Latin:

In tubdụ khairan au tukhfụhu au ta’fụ ‘an sū`in fa innallāha kāna ‘Malikul-Mulkwang qadīrā

Artinya:

“Tidakkah kamu tahu bahwa Allah memiliki kerajaan langit dan bumi? Dan tidak ada bagimu pelindung dan penolong selain Allah.”(QS. Al Baqarah [2]: 107).

Makna Membaca Asmaul Husna Al Malikul-Mulk

Asmaul Husna Al Malikul-Mulk dapat digunakan sebagai wirid dan zikir dalam mengingatkan diri, bahwa hanya Allah SWT yang Maha Mengadakan ciptaanNya dengan sebaik-baiknya. Di samping itu, Asmaul Husna Al Malikul-Mulk juga dapat dijadikan sebagai contoh sifat dan sikap dalam menjalani kehidupan di dunia.

Pengamalan Asmaul Husna Al Malikul-Mulk dalam diri seorang muslim dapat diwujudkan dengan menerapkan berbagai perilaku seperti selalu patuh dan tunduk kepada perintah Allah swt. dan menjauhi segala laranganNya, hanya memohon dan meminta kepadaNya serta berbuat baik kepada sesama.